Berikut ini adalah beberapa testimoni dari peserta +TED @SABDA: "Pemuridan Abad 21", yang diselenggarakan pada 4 Agustus 2017. Kiranya menjadi berkat bagi Sahabat dan Pendukung YLSA semua.
Acara ini sangat memberkati karena melaluinya saya diingatkan tentang pemuridan pada abad ke-21, yang melibatkan digital/teknologi. Saya juga belajar bahwa pemuridan bukan program, tetapi gaya hidup orang percaya. Setiap orang percaya harus punya gaya hidup memuridkan orang lain. Sebelum memuridkan, kita juga harus menjadi murid. Untuk teman-teman di luar sana, saya imbau untuk ikut menyadari pentingnya pemuridan. Mari kita lakukan Amanat Agung yang sudah dikerjakan oleh Tuhan Yesus, dan kita lakukan untuk kemuliaan nama Tuhan.(Kristin, Pati -- Jawa Tengah)
Saya makin menyadari bahwa teknologi yang diberikan Tuhan kepada manusia juga bermanfaat untuk melaksanakan firman Tuhan, yaitu Amanat Agung. Saya terdorong untuk menggunakan teknologi bagi kemuliaan nama Tuhan. Mari kita gunakan teknologi, yang juga adalah berkat Tuhan ini, untuk menjangkau lebih banyak jiwa. Kiranya acara yang baik ini bisa terus diikuti oleh banyak orang dan menjadi berkat. Untuk melakukan pekerjaan Tuhan ini, kita perlu kerja sama dengan rekan-rekan kita yang lain. Tuhan memberkati.(Suratman, Solo -- Jawa Tengah)
Acaranya sangat memberkati, terutama sesi terakhir [Pemuridan untuk Digital Native, Red.] karena mendorong saya untuk menjangkau generasi di bawahku. Namun, saya harus mau juga mengajari generasi di atas saya kalau mereka mau belajar tentang teknologi karena pada acara hari ini, kita belajar tentang bagaimana menggunakan teknologi dalam pemuridan. Saya berharap, acara ini makin menjangkau banyak orang, terutama orang-orang yang sudah Kristen agar makin bertumbuh dalam Tuhan dan ikut ambil bagian dalam rencana dan perintah Tuhan, yaitu Amanat Agung Tuhan untuk memuridkan. Hal itu adalah kerinduan Tuhan, dan kita harus punya kerinduan yang sama pula. Saya mengimbau untuk semuanya di mana pun mereka berada di Indonesia, kalau ada acara SABDA, bergabunglah karena ini sangat memberkati dan membekali, terutama untuk menjangkau jiwa-jiwa.(Nike, Pati -- Jawa Tengah)
Saya bersukacita karena bisa hadir dalam acara +TED @SABDA ini. Berbicara tentang pemuridan, hal ini adalah kebutuhan banyak orang, tetapi kurang disadari. Banyak orang juga yang merasa bahwa pemuridan itu hal yang sulit. Dari acara ini, saya kembali diingatkan untuk melakukan pemuridan karena saya sendiri sudah dimuridkan. Melalui pemuridan, Tuhan mengubah karakter maupun cara pandang saya, bagaimana saya harus hidup, dan siapa fokus hidup saya. Melalui pemuridan, kita diajar untuk makin bertumbuh dan hidup seperti Tuhan Yesus. Jangan lupa bahwa pemuridan tidak hanya dilakukan oleh 12 murid Yesus. Sekarang pun, kita harus melakukan pemuridan, apalagi ada teknologi. Medsos yang kita gunakan (Facebook, Instagram, dsb.) bisa menjadi media untuk mewartakan firman sehingga makin banyak yang mendengar firman-Nya dan menjadi murid Tuhan. Mari kita lakukan pemuridan melalui teknologi yang kita miliki dan melalui media sosial. Selamat memuridkan.(Clara, Yogyakarta)